Selasa, 05 Juni 2012

Jiwa Kepahlawanan

 

Ketahuliah bahwa Indonesia sekarang sedang krisis kepemimpinan. Siapa yang nantinya akan memimpin Indonesia ini untuk kedepannya kalau bukan kita, Para Pemuda Sekarang. Sudah siapkah kita untuk memimpin Indonesia ini ? Ketahuilah bahwa hidup ini butuh perjuangan, bukan hanya sekedar bermimpi kemudian takut untuk menaklukannya. Tak ada yang tak mungkin di Dunia ini selagi kita niat berusaha untuk mendapatkannya. Hidup ini bukanlah sebuah Kekalahan melainkan kemenangan yang harus dijemput, Lalu siapkah kita untuk menjemput kemenangan itu ?

Kepemimpian yang lahir bukanlah titipan dari langit, melainkan melalui proses penempahan yang panjang. Harus ada kesabaran untuk melewati tantangan yang nantinya akan menghantarkan kita kepada mimpi - mimpi kita tadi. Dengan kesabaran itulah yang nantinya akan menentukan sampai mana kita dapat bertahan dalam menjalani proses penempahan itu. Namun, dibalik kesabaran itu sendiri harus ada sifat keberanian dan optimisme untuk menaklukan mimpi itu. Mereka yang memiliki sifat - sifat itu lah yang nantinya akan menjadi pemimpin - pemimpin besar.

Teruntuk kita yang berada di sini, baik sebagai mahasiswa maupun sebagai siswa. Siapkanlah diri kita untuk menjadi pemimpin negeri ini di masa depan nantinya. Percayalah bahwa Mimpi itu bisa jadi nyata, bukan hanya sekedar taman - taman indah penghias tidur. Persiapkan diri kita masing - masing hingga tongkat - tongkat kepemimpinan itu beralih ke tangan kita.

Aku yakin bahwa masih ada para Ibu yang melahirkan Para generasi bernaluri kepahlawanan. Ingatlah bahwa pahlawan itu nantinya akan muncul disaat - saat sulit datang melanda negeri ini. Di bahu kalian ada harapan Ibu, Ayah, Keluarga, Teman - Teman, bahkan anak cucu kalian nantinya. Jangan sia - siakan harapan mereka, tetapi tunjukkanlah pada mereka bahwa kita adalah Pahlawan itu. Karena karya Kepahlawanan adalah tabungan jiwa dalam masa yang lama. Dengan seperti itu, kita bisa bercerita kepada anak dan cucu nanti bahwa dulu ayah atau kakekmu adalah pahlawan negeri ini.

Hidup Mahasiswa !!!

Hidup Rakyat Indonesia !!!

Suka - Duka Seorang Ketua

 
Sekali - sekali, Lihatlah dirinya pada saat malam hari.
Lihatlah Jam Berapa tidurnya.
Lihatlah Seberapa banyak tugas menumpuk di Kamarnya.

Perhatikanlah kantung matanya, yang semakin hari semakin terlihat karena menahan kantuk untuk menyelasaikan amanahnya.
Perhatikanlah wajahnya yang selalu berusaha tersenyum dihadapan para teman - temannya, meski ada beban yang berat yang sedang ia pikul.

Pahamilah bahwa ia rela mengorbankan waktu belajarnya untuk menuntaskan amanahnya.
Pahamilah bahwa terkadang ia harus mem-back up yang seharusnya tugas anggotanya, demi berjalannnya amanah itu.
Pahamilah bahwa ia juga seorang Manusia, yang memiliki keterbatasan.

Hingga terkadang ,seorang ketua harus menahan malu ketika sering tidur di kelas waktu kuliah. Karena banyak nya aktivitas yang memakan waktu istirahatnya.
Dan mengertilah, bahwa ia tak akan pernah mengeluh di hadapan para teman - temannya meski lelah dan beban yang sedang ia pikul.

Terkadang sudah begitupun, Masih saja ada Staf nya yang membicarakan keburukannya, Menuntut ini itu, Dll. Namun begitu, Ketua hanya bisa tersenyum mendengarnya, sambil merenungi dirinya di pojokan masjid dengan mata yang sayu - sayu.

Pahamilah seorang ketua, Karena Ketua juga manusia yang ingin di pahami.

Alasan mengapa Pacaran dilakukan setelah Nikah

 
Alasan mengapa Pacaran dilakukan setelah Nikah
karena :

Jika kita pacaran sebelum nikah, Maka Hal - hal romantis yang dilakukan oleh seorang pasangan akan habis ketiak ia nanti akan nikah.

Namun beda halnya ketika seseorang itu Menikah dulu lalu pacaran, maka Masa - Masa Romantisme itu akan mereka lalui dengan indah sepanjang perjalanan Cinta mereka hingga akhir hayatnya tiba. Karena Masa Pacaran itu Hanya sebentar, tidak akan bertahan lama. Makanya banyak yang bilang para orang tua, "Jadi Ingat masa - masa waktu Pacaran dulu yah "....

Itu merupakan Indikator - indikator bahwa Romantisme dalam pernikahan mereka berkurang. Lagi pula, ketika masih belum nikah mau pegangan tangan kan tidak baik. Karena belum muhrim nya. Tapi lihat ketika Pacaran sudah nikah, Mau pegangan tangan kemana aja juga boleh,Malah nambah Pahala.

hingga kelak akhir hayat tiba, mereka akan hidup bahagia di Surga dengan menatap istana - istana surga yang indah, duduk di atas permadani - permadani surga ditemani Gelas yang terbuat dari perak - perak yang indah. Minum dari minuman - minuman yang paling enak sejagat raya ini. Dengan tubuh yang selalu awet muda.
Hmmm, Begitulah mengapa Pacaran setelah nikah itu Indah.

Oleh sebab itu, Jagalah Hati dan Cinta kita hingga itu Halal diberikan kepada seseorang yang pantas untuk mendapatkannya.

Politik Dinasti ?

 
Jika dilihat padahal mereka sudah tergolong orang kalangan atas. Namun mengapa mereka meminta lebih, mereka masih menginginkan kekuasaan.

Masalah tentang Politik Dinasti yang sedang marak - marak diberitakan di TV, membuat ku semakin sadar bahwa Manusia tidak akan pernah puas jika mereka memiliki Hati yang kecil, Hati yang tak pernah Bersyukur. Sekarang, publikasi tentang Ibu Ani Yudhoyono sedang gencar - gencar nya dilakukan. Bahkan isu tentang Ibu Ani Yudhoyono untuk menjadi capres di 2014 sudah muncul di tahun 2011 kemaren.

Benar atau tidak nya hal tersebut, akan dibuktikan di Pemilu 2014 nanti. Seandainya Ibu Ani tidak jadi di Calonkan di 2014 nanti, ada kemungkinan Hatta Radjasa yang di majukan. Meski dari partai yang berbeda, namun mereka memliki hubungan keluarga. Inilah Politik Cinta antara Demokrat dan PAN.

Lalu, Calon berikutnya mungkin adalah Abu Rizal Bakrie. Jika ia mencalonkan diri dan berjanji untuk membuat Indonesia ini Jaya, seperti nya itu agak sulit karena Lumpur Lapindo saja ia masih belum bisa menyelesaikannya, lalu bagaimana ia akan menyelesaikan masalah di Indoenesia ini ?

Relakah Demokrat melepas kursi Singgasananya ke Partai lain ?

Lalu, Siapakah Calon Presiden di 2014 nanti yang akan terpilih ?

Jika benar Ibu Ani yang diusung sebagai calon presiden, kira - kira mampukah dia bertahan dengan fisiknya yang lemah belum lagi jika dilihat dari kekuatan ruhiyah nya.

Kesabaran Dalam Sebuah Perbedaan

 

Biarlah dengan memahami bahwa setiap orang memiliki persepsi yang berbeda - beda, kita tidak boleh memaksakan bahwa semua itu harus sama. Yang berbeda biarlah ia berbeda dengan persepsi apa yang dimilikinya, biarlah ia berkembang dengan persepsi yang ia pegang. Meski terkadang persepsi yang ia miliki tidak sesuai dengan kenyataan yang ada pada orang lain, sehingga persepsi yang ia miliki sebenarnya adalah salah.

Hingga dari itulah muncul prasangka - prasangka buruk terhadap yang lain. Namun, karena anjuran dan hikmah yang pernah dibaca dibuku bahwa kita harus menjauhi tempat - tempat yang dapat membuat kita memperoleh prasangka buruk dari orang lain, maka dari itu perbuatan yang sebelum - sebelumnya tidak akan terulang. Karena mengingat bahwa orang lebih banyak memiliki persepsi lain daripada apa yang ditujukan sebenarnya oleh si pelaku dan juga demi menjaga citra dan pandangan orang lain.

Meski mereka yang sudah terbina sekalipun, kita tidak akan bisa menjamin bahwa mereka akan selalu memiliki pikiran yang positif karena mereka juga manusia bukan sebarisan pasukan malaikat yang bisa melakukan salah dan khilaf atas perbuatannya. Tentunya, sebagai seorang muslim yang ingin menjadi lebih baik kita harus bisa menerima kekurangan dan kelebihan dari saudara - saudara kita. Karena tidak akan sempurna rukun Ba'iah jika masih ada seseorang yang kita benci.

Oleh sebab itu, kita harus senantiasa melatih kesabaran kita dalam perjalanan ini. Karena kesabaran inilah yang nantinya akan menentukan sampai sejauh mana kita dapat bertahan dijalan ini. Sabar ketika lelah, sabar ketika disakiti, dan sabar terhadap cobaan yang menerpa diri kita. Karena inilah jalan perjuangan itu, kita ibarat berada di gerbong kereta api yang isinya padat yang memungkinkan kita bisa saling terinjak dan saling tersiku satu sama lainnya.

Kita hidup diantara 2 Variabel, yaitu Kehidupan dan Kematian. Namun, diantara perjalanannya akan banyak kita jumpai banyak variabel - variabel yang saling beriringan. Contoh, Variabel Kesuksesan hanya akan muncul ketika ia diiringi oleh variabel Kerja keras. dan Seperti itulah kelanjutan pada variabel - variabel lainnya. Terinspirasi oleh Iklan di TV, yang mngatakan "Kami mencoba memecahkan masalah dengan menggunakan matematika dan Sains".

Seperti itu lah hidup, saling beriringan, saling berhubungan. Jika sukses diiringi dengan kerja keras dan Kesabaran. Jika kebahagiaan diiringi dengan variabel syukur. Jika Kebahagiaan diiringi oleh variabel Nafsu, Maka ia merupakan Negasi dari Nilai variabel awalnya yaitu "kebahagiaan". Karena Variabel - Variabel itu semuanya telah ditetapkan, dan kita bisa mengetahui Variabel itu dengan menggunakan Akal dan Hati kita.

Lalu, untuk mencapai Kesuksesan yang Besar, Maka kita harus melipatgandakan atau memangkatkan Variabel itu dengan Nilai yang lebih besar. Ada yang mngatakan bahwa "Matematika adalah Kata - Kata pengantar Alam semesta".

IF It is TRUE Then "Untuk Mencapai kesuksesan , kita harus bisa menciptakan rumus kehidupan yang sesuai dengan Variabel - Variabel yang kita miliki yang nantinya kita jadikan Pedoman untuk mencapai kesuksesan kita di dunia dan akhirat".

Minggu, 20 Mei 2012

Telkom Institue of Technology

 

Now, me & my friends will introduce about our campus to you are the good readers. We hope you will interest with our description about condition of my campus. Before that, we want introduce the name of our campus and the name of our campus is Telkom Institue of Technology. Our campus is at Dayeuhkolot, part of South Bandung. The weather of this area is hot and different with another area in West Java because this area is not in highland area.Okay, to know Telkom Institue of Technology deeper so keep reading this our blog.

Telkom Institute if Technology has many four facilities. The first faculty is Electro and Communication Faculty. The second faculty is Informatics Engineering Faculty. The third faculty is Science Faculty and the last faculty is Industry Engineering Faculty. All of them make ITT as the best Institute of Technology in Bandung.

Student Center is a building in Telkom Institue of Technology which is used as a place for organizations in Telkom Condition. In The Student Center is not good, because many activities are done in this place. Student Center has some facilities, as futsal field, basketball field, band studio, some rooms for organizations, and the others. Organizations which use Student Center are Djawa Organization, Futsal Organization, Band Organization, Bali People's Organization, and others. Almost all activites of Organizations are going here.

Sport Center was built in 2012. It was built to make students of Telkom Institue of Technology fresh and healthy. Sport Center has many facilities like a gym and field, like futsal field and basket field. A lot of students didn't know this place. Because that, we must explore this place to all student of Telkom Institue of Technology. So, all students can add schedules to get healthy in their life.

IT Telkom has a canteen in the back side of main building. Everyday canteen is full of IT Telkom students. Canteen is compatible, clean, and neat. Canteen is a big area, but it is still not enough for IT Telkom Students. The canteen has many food corners, and they have a best menu to order. Menus in canteen are cheap. Not only cheap, the menu in canteen is delicious and we can get in big porsion.

Some muslim students pray in MSU, when time of prayer alert. MSU is Mesjid Syamsul Ulum, this is a big place for praying. Situation in this place is calm, many students take a rest in this place when out of the class. We also feel comfortable when we study, like readinf, browsing, etc. in this place. If you look the architecture of MSU, that is the cool building. Architect of MSU is from ITB. At MSU. every week will make event like "KANTIN" Kajian Rutin. This program is made to increase knowledge about religion, like Hadits, History, Fiqh, etc. Another that, MSU also has monthly program to support and teach students to become good students.

Other facility in IT Telkom is Learning Center (LC). There is a library in LC. We can read books or other material there. 'Digilib' is one of the facilities in the library. We can search paper, journal from students of IT Telkom or from International paper / journal just from a computer. We can also search book easily just from the LCD monitor. Just type the book you want to search and the computer will display where the book is. There are alot of categories of books there, such as computer science, technology, softskill, history, religion, languages, and many more. Beside the place that have complete references for learning, LC is also the place that is comfortable for learning. Because there is cafeteria, discussion room, mushola, and in the top floor, there is a room that provide a beautiful scenery from the backside of IT Telkom. That is, what is available in LC.

Rabu, 07 Maret 2012

Story Of Humas in PesanQu (1)

 
Humas PesanQu :
We Bridge to Reach Succes

H = Harapan
U = Untuk
M = Menuju
A = Acara
S = Sukses

Sebelumnya aku ingin menjelaskan dulu apa itu PesanQu. PesanQu adalah acara Pagelaran Seni dan Lomba Alquran yang insyaallah diadakan setiap tahun di IT Telkom. Acara pada tahun ini diadakan dalam lingkup provinsi, insyaallah acara ini akan dilaksanakan pada bulan maret nanti. Kami dari panitia berharap agar acara ini dapat berjalan dengan lancar dan acara ini nantinya juga dapat menjadi jalan kami untuk beribadah kepada Allah.

Tetapi bagaimanapun hasil acara nya nanti, keputusan nya tetap ada pada Allah. Kami sebagai panitia hanya dapat berusaha seraya berdoa agar acara ini bisa sukses. Tentunya akan banyak proses yang nantinya akan kami hadapi untuk mensukseskan acara ini. Guruku bilang, yang terpenting adalah prosesnya karena di proses nya inilah kita diuji. Baik Waktu, Tenaga, Fikiran, Materi maupun Kebersamaan kita. Lanjut guru ku mengatakan, maka dari itu nikmatilah prosesnya.

Aku sendiri ada dibagian divisi Humas, atau nama kerennya Relationship and Accomodation Squad (RAS). Mungkin kali ini, aku lebih menceritakan setiap proses yang kulalui di divisi ini. Karena aku sendiri kurang mengetahui bagaimana keadaan dari divisi lain. Tapi sejauh ini yang setau aku sih, keadaan dari divisi lain dalam kondisi yang baik - baik saja. waallahualam bishowab.

Awal mulanya, aku ga nyangka kalau aku yang diajadikan koor di divisi ini. Soalnya, aku sendiri sih ga minat jadi koor karena masih ada yang lebih berpengalaman dari aku. Tapi, ketika Pleno 0 bersama panitia lainnya malah nama aku keluar untuk jadi koor di divisi ini. Sebelum, pengumuman nama - nama panitia nya di beritahukan aku sempat bercanda - canda dengan panitia - panitia lainnya yang duduk disampingku. Disitu aku bercanda - canda dengan mereka, subhanallah luar biasa sekali senyuman yang terpancar di wajah teman - teman ku itu.

Nah, ketika nama - nama itu tadi keluar, aku melihat teman - teman yang 1 divisi denganku. Aku melihat nama - nama mereka, dan hanya beberapa saja yang aku kenal. Setelah Pleno itu selesai, kami dari setiap divisi mengadakan Radiv 0 untuk tujuan Ta'arufan agar kami saling mengenal kan ada pepatah " Tak Kenal, maka Ta'aruf". Memang sih, Pada radiv 0 itu teman - teman ku yang 1 divisi tidak datang semua. Hanya beberapa dari mereka yang datang. Ada yang datang jauh - jauh dari Geger Kalong, dan dari STISI. Subhanallah melihat semangat mereka aku jadi malu, karena aku sendiri belum tentu bisa seperti mereka.

Dan hari demi hari pun berlanjut, hingga tiba di Radiv berikutnya. Sebenarnya setiap ada Radiv yang mau dilaksanakan itu aku ada beban untuk menghadirinya, karena aku sendiri masih bingung apa yang mau dibicarakan nantinya. Sehingga ketika rapat berlangsung pun, aku jadi buru - buru untuk mengakhirinya agar aku bisa lepas dari beban itu. Hal itu juga berulang pada Radiv - Radiv berikutnya, hingga suatu ketika disaat radiv hampir selesai ada beberapa masukan yang diberi teman - teman 1 divisi ku tentang bagaimana sikap ku selama ini pada saat radiv maupun ketika berkumpul.

Sebenarnya, aku juga sudah menduga pasti teman - teman ku juga tidak merasa nyaman dengan sikap ku yang terlalu serius dan bisa dibilang tergesa - gesa. Menurutku itu dikarenakan hati kami masih belum menyatu, sehingga ada rasa tidak nyaman ketika kami berkumpul. Tapi ini memang salahku, aku yang sebagai koor belum bisa mengayomi teman - temanku. Aku berharap, setelah adanya teguran itu aku bisa mengayomi teman - temanku dan berharap hati kami nantinya dapat menyatu.

Aku juga mengharapkan pengertian teman - teman ku, karena aku juga hanya manusia biasa yang memiliki keterbatasan. Dalam setiap Radiv pun, ditentukan PJ - PJ untuk menangani tugas yang diberikan masing - masing. Ada tugas yang menghubungi pembicara, ada yang menghubungi penginapan dll. Kadang aku juga merasa kasihan kepada mereka, pengorbanan mereka luar biasa untuk mensukseskan acara ini. Itulah bagian kecil dari proses yang harus kami lewati, karena proses yang sesungguhnya nanti akan jauh lebih berat dari ini.

Beberapa hari lagi kami akan mengadakan Radiv, kali ini aku akan mencoba menjadi seperti yang diinginkan teman - temanku. Aku mencoba menghadapinya dengan santai, tidak terlalu diambil pusing. Insyaallah jika niat kita tulus, maka Allah juga akan mempermudah jalan kita. Aku percaya pada teman - temanku, sebagaimana mereka mempercayaiku. Semoga kami tetap istiqamah dan tidak ada yang menyia - nyiakan kepercayaan ini.

Luar biasa, ternyata setelah aku mengenal mereka. Tapi khusus yang ikhwan nya saja, karena kalau yang akhwat aku sendiri kurang begitu mengenal jauh mereka, hanya beberapa saja. Mereka memang benar - benar orang yang hebat, orang - orang yang Super sekali. Aku bersyukur telah menjadi bagian dari mereka, karena berkumpul dengan orang - orang luar biasa akan membuat kita menjadi luar biasa juga.

Dalam divisi ini, aku telah banyak juga melewati proses - proses bersama kalian. Insyaallah itulah nantinya yang akan menjadi pengikat hati kita. Divisi yang kadang - kadang waktu Radiv suasananya kurang hidup, diskusinya agak kurang, dan masalah - masala lainnya. Tapi mudah - mudahan kedepannya bisa menjadi lebih baik, karena kita "Learning by Doing", " Try and Error ". Alhamdulillah, Sifat Saling nasihat menasihati ada di Divis ini. Terima Kasih ya Allah, Karena Engkau telah memberikanku teman - teman yang peduli.

By : Arga Nur Pratama